Selasa, 15 November 2011


Jodoh Di tangan Tuhan

by Trista Km on Wednesday, December 9, 2009 at 7:43pm

Belakangan seorang kenalan berkeluh kesah mengenai hidupnya, tentang suaminya, bercerita betapa
dia tidak bahagia dan sebagainya. Aku takut berkomentar selain berkata sabar-sabar tetapi sesungguhnya meskipun jodoh ditangan Tuhan tapi Allah juga berjanji tentang satu hal yaitu;“Bahwasana laki-laki baik mendapat perempuan baik dan laki-laki keji mendapat perempuan keji”. Aku nggak ingat dari ayat apa, soalnya Al quran terjemah-ku masih di semarang dan belum sempat dikirim ke sini.

Menurut ayat tersebut,pasangan hidup kita tentunya setara dengan kita, kita punya kekurangan dan kelebihan demikian pula pasangan kita, semakin banyak kelebihan kita semakin banyak pula kelebihan pasangan kita, meskipun mungkin kelebihan tersebut tidak sama. Misalnya kelebihan si Istri adalah seorang yang ceria dan banyak tertawa, bisa jadi kelebihan suami justru pada sikap diam dan seriusnya demi untuk mengimbangi si Istri agar izzah di keluarga tersebut senantiasa terjaga. Bisa jadi kekurangan istri adalah suka bergosip sementara si suami meskipun diam namun senantiasa berburuk sangka. Begitulah…ibarat nilai 1 sampai 10, kita dan pasangan nilainya sama-sama 7, meskipun kita salah di point a, b dan c sementara pasangan kita di point f ,g dan h.

Jadi, daripada kita susah-susah berkeluh kesah tidak mendapat jodoh yang sempurna, lebih baik kita intropeksi diri dengan menambah point kita, insyaAllah, point pasangan kitapun akan bertambah bias jadi hal tersebut berkait dengan kaidah kausalitas alias hukum sebab akibat.

Demikian pula dengan mereka yang sedang mencari jodoh, yakin pasti ketemu, karena sudah ada yang ngatur. Tugas kita adalah mempermak diri kita agar dapat point yang sempurna, niscaya pasangan kita juga akan setara dengan kita. Ibaratkan saja kalo kita cari pasangan di klub malam yang kita dapat yang kualitasnya nggak jauh-jauh dari penggemar dugem, kalo kita cari di majelis liqo’ yang kita dapat yang anak-anak yang nggak jauh mutunya dari liqo’. Meskipun pada perkembangannya semua dapat di up grade- dari anak dugem jadi anak liqo..tapi kan tetep..perkembangan pasangan kita adalah perkembangan kita juga.

Sebagai orang tuapun kita juga harus mempersiapkan diri, nggak usah pusing-pusing menentukan criteria menantu yang ideal. Cukup sempurnakan akhlak anak-anak kita, insyaAllah , Allah akan menepati janjinya untuk mempertemukan anak kita dengan pasangan yang setara dengan anak kita. Kalo anak kita jadi manusia mulia, Allahpun akan mempertemukan dia dengan pasangan mulia juga. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar